
Vibiznews – Index) – Pada perdagangan di bursa Jepang pagi ini terjadi penurunan sedikit (01/11). Mengawali bulan November ini bursa saham Asia masih cenderung tertekan meskipun data ekonomi yang baik datang dari China.
Indeks PMI manufaktur China naik ke 50.2 di
bulan Oktober lalu. Angka di atas 50 poin mengindikasikan ekspansi yang
merupakan sinyal bahwa titik nadir sektor manufaktur China sudah terjadi
dan pemulihan mulai tampak.
Pagi ini indeks spot Nikkei
membukukan penurunan sebesar 19.71 poin (0.22%) dan berada pada posisi
8908.58 poin. Indeks Topix mengalami penurunan sebesar 0.1% menjadi
741.02 poin pagi ini. Indeks Nikkei di akhir bulan lalu mengalami
peningkatan bulanan.
Saham Panasonic tampak mengalami penurunan
sebesar 19% setelah perusahaan ini memproyeksikan bahwa kerugian bersih
pada tahun bisnis lalu mencapai 765 miliar yen (9.6 miliar dolar AS),
nyaris sama dengan kerugian bersih rekor yang dicapai tahun lalu.
Toshiba
mengalami penurunan sebesar 0.7% setelah menurunkan proyeksi keuntungan
operasional sebesar 13.3% menjadi 260 miliar yen (3.27 miliar dolar
AS). Perusahaan ini menyatakan bahwa ketidakpastian mengenai ekonomi
global telah membebani prospek pertumbuhannya.
Softbank mengalami
kenaikan sebesar 2.4% setelah mengumumkan bahwa pengeluaran modal hingga
Maret tahun depan akan mencapai 700 miliar yen.
Analis Vibiz
Research melihat kemungkinan bursa saham Jepang untuk mengalami
penurunan tertahan pada perdagangan hari ini. Belum adanya sentimen
positif yang cukup untuk menggerakkan bursa naik menjadi penghalang
untuk menguatnya indeks-indeks di bursa Jepang.
(Ika Akbarwati/IA/vbn)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar