Pages

Kamis, 01 November 2012

Bursa Jepang Belum Mampu Menguat Meskipun Data China Membaik


Vibiznews – Index) – Pada perdagangan di bursa Jepang pagi ini terjadi penurunan sedikit (01/11). Mengawali bulan November ini bursa saham Asia masih cenderung tertekan meskipun data ekonomi yang baik datang dari China.
Indeks PMI manufaktur China naik ke 50.2 di bulan Oktober lalu. Angka di atas 50 poin mengindikasikan ekspansi yang merupakan sinyal bahwa titik nadir sektor manufaktur China sudah terjadi dan pemulihan mulai tampak.
Pagi ini indeks spot Nikkei membukukan penurunan sebesar 19.71 poin (0.22%) dan berada pada posisi 8908.58 poin. Indeks Topix mengalami penurunan sebesar 0.1% menjadi 741.02 poin pagi ini. Indeks Nikkei di akhir bulan lalu mengalami peningkatan bulanan.
Saham Panasonic tampak mengalami penurunan sebesar 19% setelah perusahaan ini memproyeksikan bahwa kerugian bersih pada tahun bisnis lalu mencapai 765 miliar yen (9.6 miliar dolar AS), nyaris sama dengan kerugian bersih rekor yang dicapai tahun lalu.
Toshiba mengalami penurunan sebesar 0.7% setelah menurunkan proyeksi keuntungan operasional sebesar 13.3% menjadi 260 miliar yen (3.27 miliar dolar AS). Perusahaan ini menyatakan bahwa ketidakpastian mengenai ekonomi global telah membebani prospek pertumbuhannya.
Softbank mengalami kenaikan sebesar 2.4% setelah mengumumkan bahwa pengeluaran modal hingga Maret tahun depan akan mencapai 700 miliar yen.
Analis Vibiz Research melihat kemungkinan bursa saham Jepang untuk mengalami penurunan tertahan pada perdagangan hari ini. Belum adanya sentimen positif yang cukup untuk menggerakkan bursa naik menjadi penghalang untuk menguatnya indeks-indeks di bursa Jepang.
(Ika Akbarwati/IA/vbn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar